Peserta Magang di Bidang Pembina Kepribadian Lapas Kota Bakti Dampingi Warga Binaan Belajar Mengaji Iqra’ dan Penyempurnaan Bacaan Al-Qur’an

Kota Bakti – Peserta Magang di Bidang Pembina Kepribadian di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kota Bakti terus berperan aktif dalam mendukung program pembinaan kepribadian warga binaan melalui kegiatan belajar mengaji Iqra’ dan penyempurnaan bacaan Al-Qur’an. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin dan terjadwal sebagai bagian dari pembinaan kerohanian yang bertujuan untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta membentuk karakter warga binaan agar menjadi pribadi yang lebih baik. Seluruh rangkaian kegiatan ini dilaksanakan dengan pendampingan langsung oleh petugas Lapas Kota Bakti guna memastikan kegiatan berjalan tertib, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kegiatan belajar mengaji ini menyasar warga binaan dengan berbagai tingkat kemampuan membaca Al-Qur’an. Mulai dari warga binaan yang masih berada pada tahap dasar menggunakan buku Iqra’, hingga warga binaan yang telah mampu membaca Al-Qur’an namun masih memerlukan bimbingan dalam hal penyempurnaan bacaan. Peserta magang kepribadian bersama petugas lapas melakukan pendampingan secara intensif dengan pendekatan yang edukatif, humanis, dan penuh kesabaran, sehingga proses belajar dapat berlangsung dengan nyaman dan kondusif.

Dalam pelaksanaannya, warga binaan dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil berdasarkan kemampuan masing-masing. Bagi warga binaan yang masih belajar Iqra’, pembelajaran difokuskan pada pengenalan huruf hijaiyah, tanda baca, serta cara pelafalan yang benar. Sementara itu, bagi warga binaan yang sudah membaca Al-Qur’an, pembinaan diarahkan pada perbaikan makhraj huruf, penerapan hukum tajwid, serta kelancaran bacaan. Peserta magang kepribadian secara aktif memberikan contoh bacaan yang benar, sementara petugas lapas turut mengawasi dan mendampingi jalannya kegiatan.

Selain pembelajaran teknis membaca Al-Qur’an, kegiatan ini juga diisi dengan penyampaian motivasi dan nilai-nilai keagamaan. Peserta magang kepribadian memberikan pemahaman kepada warga binaan tentang pentingnya membaca dan mempelajari Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, serta sebagai sarana untuk memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan. Pendampingan petugas lapas dalam kegiatan ini turut memberikan rasa aman dan menumbuhkan kedisiplinan warga binaan dalam mengikuti setiap sesi pembelajaran.

Pihak Lapas Kota Bakti memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan ini dengan menyediakan sarana dan prasarana yang diperlukan, seperti tempat belajar yang layak serta perlengkapan mengaji. Kolaborasi yang baik antara peserta magang kepribadian dan petugas lapas menjadi salah satu faktor utama keberhasilan kegiatan pembinaan kerohanian ini. Sinergi tersebut mencerminkan komitmen Lapas Kota Bakti dalam menghadirkan pembinaan yang menyentuh aspek mental dan spiritual warga binaan.

Melalui kegiatan belajar mengaji Iqra’ dan penyempurnaan bacaan Al-Qur’an ini, diharapkan warga binaan dapat mengalami peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an secara bertahap dan berkelanjutan. Lebih dari itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan ketenangan batin, meningkatkan kesadaran diri, serta membentuk sikap dan perilaku yang lebih positif. Bagi peserta magang kepribadian, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga dalam mengimplementasikan ilmu dan keterampilan pembinaan kepribadian secara langsung di lingkungan pemasyarakatan.

Ke depan, kegiatan pembinaan keagamaan seperti ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara konsisten dengan pendampingan petugas lapas, sehingga dapat memberikan dampak yang nyata bagi proses pembinaan warga binaan. Lapas Kota Bakti berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pembinaan yang bermanfaat dan berkelanjutan sebagai bekal bagi warga binaan dalam menjalani kehidupan yang lebih baik setelah selesai menjalani masa pidana.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *